Oleh: khim | 10 Desember, 2007

Tempe 発見!!

Setelah baito sesaat, kemarin masuk info bahwa tempe juga dijual di supermarket gede di sini, meski stoknya tidak banyak dan tidak selalu tersedia. Sepulangnya langsung meluncur ke lokasi setelah tanya2 sebentar lokasi supermarketnya ke mbak polisi yang kawaii.

Ketemu! Ditaruh di pojokan bersama2 natto, harganya muahal men… kl diripiskan jadi sekitar 18k untuk ukuran yang kl digoreng paling cuma jadi 4 potong tempe goreng.

Terlepas dari ribut2 ga jelas tentang Jepang yang mematenkan tempe, di kemasannya ditulis deskripsi tempe yang menurut mereka adalah natto Indonesia, meski penampilannya jauh beda dari natto yang baunya ga enak dan lengket2 gimanaaa gitu hiii.

Iklan

Responses

  1. nato enak kok…

  2. Dari kota tempe nyari tempe…nggak bosen apa?
    Tempe di sini sekarang mahal, khim… Masa’ Rp. 1.000,- jadi cuma berapa iris? Harga kedelai impor dari Australia yang dipakai oleh sentra industri tempe Purwantoro (?), Malang mengalami kenaikan kali ya… Mahal…lombok aja mahal… T_T Ato jangan2 emang inflasi? Mbuh ah. Tapi ya mending lah daripada beli maem di luar. *jadi curhat*

  3. well setidaknya mereka masih menuliskan Indoneshia no Natto.

  4. ck ck.. ternyata.. pecinta tempe..
    di musashi koganei ada itu jual tempenya model yang indo gitu, ga pake packaging bhs jepang gitu.. hehehe.. baru tau juga ada ginian.. 😛

  5. sesuatu itu baru terasa bagusnya kalau sudah tidak ada

    model indo… dibungkus daun pisang?

    o iya tempe ini juga lebih mahal dari daging di sini

  6. hihi, ga sampe se-tradisional itu, hehe..
    packagingnya plastik transparan..

  7. naruhodo

    harganya gimana?

  8. dijual di tokyu hiyoshi .. kemasan karton, 200yen, 100gram

  9. Welah, adoh2 kuliah nang jepang gur golek tempe :p
    Hehehe

    Peace mas!

  10. Waduh mahal amat ya?
    Kalau disini bisa beli tempe sampai muntah darah tuh!
    😆
    Well emang segitu susahnya ya nyari di tempe yang mematenkan tempe itu?
    Aneh bener!!!!
    Kalo gitu ngapain matenin tempe?

  11. ternyata termakan isu paten2an tempe ya, coba dilihat lagi, mereka mencantumkan di kemasan bahwa ini aslinya makanan Indonesia, artinya merkeka ga main klaim.

    mungkin mereka menemukan suatu metode baru yg bagian dr proses pembuatan tempe yg beda dgn tradisional , kemudian itu yg dipatenkan.

  12. Mungkin perkataan khim benar juga.. 🙂

  13. wah, dari 2003 aku dah nemu tempe buatan seiyu dijual di seiyu, tipis, kecil (lebih kecil dari merk gaba yg kamu beli itu) ga inget bener harganya brp tp skitar 400 yen an.. =) entah skrng dijual harga brp .. kl berminat coba cari di bagian tahu2 dan natto2 -nya seiyu deh.. hehe at least seiyu-nya chofu ada.

  14. dulu ga pernah melirik natto blas sih, dan kadung berasumsi kl ga ada yang jual tempe di sini

    di tokyu hiyoshi ternyata juga ada

    gaba itu apa sih?

  15. gamma amino butyric acid? di wikipedia kayaknya ada deh. :mrgreen:

  16. ada yg pengen beli tempe gak???
    gue jualan tempe, 280yen/buah.
    klo ada yg berminat contact lewat email :
    kahlua_m1lk@yahoo.co.jp

  17. kok lebih mahal dari di tokyu?

  18. iya… soalnya lebih besar dibanding yg di tokyu…

  19. Halo, salam kenal.
    Saya orang Jepang. Senang ketemu blog ini!
    Eh, tempe itu justru ciptaan orang Jepang, berasal dari natto, tahu?
    Waktu tentara Jepang menjajak Indonesia(Hindia Belanda), masyarakat disuruh makan natto, tapi ngak bisa…mungkin karena baunya…jadi natto dimodifikasi sampai menjadi bentuk tempe sekarang, baru orang lokal mau…gitu.

    • halo, salam kenal juga.
      senang ada orang jepang yang mau berkunjung ke blog saya.
      sayang sekali, pernyataan anda tidak tepat. menurut wiki-sensei, tempe sudah disebut2 di referensi yang ditulis di abad 16 jadi bukan tentara jepang yang memperkenalkannya ke indonesia di zaman perang dunia 2

  20. Oh ya, saya juga setelah itu cari informasi seperti itu, sorri ya, jadi cerita itu ngak benar ya…
    Tapi kayaknya tentara Jepang yang membiasakan lebih makan kedelai…
    Pikir-pikir memang budaya makan natto itu asal dari Asia Tenggara, dibilang masuk ke Jepang lewat China,
    Dan Sushi juga asalnya katanya Asia Tenggara…
    apa namanya ikan asing itu? yang sering dijual di pasar (kalau di Bali “pindang”), itu asal sushi.

    • sushi asalnya dari pindang ikan? wah saya malah baru dengar yang ini

  21. ya, saya dengar memang begitu,

    bisa baca bhs Jepang ya?

    http://www.uotakesushi.co.jp/susinorekisi10.htm#すしのルーツ
    http://sushi-master.com/jpn/whatis/history.html


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: