Oleh: khim | 7 Oktober, 2007

Negara Kelima

Sampul depan Negara KelimaLama tidak pernah beli novel lagi, eh sebentar kapan pernah beli novel ya… *mengingat2*… sepertinya belum pernah . Yaah biasanya baca novel cuma kalau ada rekomendasi saja sih, dan biasanya yang merekomendasi pasti punya novel yang dia rekomendasikan jadinya ya pinjam aja hehe.

Beberapa bulan yang lalu dengar ada novel indonesia dengan gaya bercerita mirip Dan Brown dengan latar belakang sejarah nusantara. Berhubung termasuk penyuka novel dengan gaya cerita seperti itu apalagi kali ini bertema sejarah tanah air tercinta , langsung saja muncul rasa pingin baca. Tapi karena lokasi sekarang sedang jauh dari negara penerbit dan sepertinya kemungkinan sangat kecil akan diterbitkan di sini nafsu untuk itu ditahan dulu.

Beberapa bulan kemudian setelah hampir lupa keberadaan novel itu dengar kabar bahwa seorang kohai dari kampus gajah akan nyasar ke kampus yang rajin kukunjungi akhir2 ini. Langsung saja dimanfaatkan untuk bisa mendapatkan novel yang bikin penasaran ini. Juga kesempatan balas budi karena yang dulu suka rekomendasi novel sekarang juga sedang kesulitan memperoleh novel, apalagi novel indonesia karena situasi dan kondisi yang kurang lebih sedikit banyak sama.

Mari masuk kebagian review, alurnya memang mirip dengan gaya cerita Dan Brown dalam novel2nya, sampe sampul2nya juga mirip2 memakai potongan gambar yang menyorot Plato dari lukisan The School of Athens nya Raphael. Dimulai dengan kasus pembunuhan, tokoh utama dikejar2 pihak berwajib sambil berusaha memecahkan teka-teki dan ada pihak yang fanatik terhadap suatu idealisme yang ternyata diperalat oleh pihak kelima. Sejarah yang dibahas lebih enak untuk diikuti dibanding buku2 sejarah di smp atawa sma dulu, meski ga terlalu dalam, ya memang bukan buku sejarah, tapi mengungkap beberapa hal yang jarang diceritakan di pelajaran sejarah nasional. Namun ada beberapa kesalahan yang tidak merusak alur cerita tapi cukup membuat merasa ada yang aneh, misalnya salah menyebut nama karakter (sekali), menulis `laptop` dengan `labtop` (selalu), dan mengirim video sebesar 30mb lewat imel (untuk referensi yahoo! hanya bisa max 10 Mb, dan Gmail max 20 Mb). Ga tau kalau masalah fakta2 sejarahnya ya, dulu paling eneg sama pelajaran sejarah sih, meski seneng dengar pak guru sejarah bercerita tanpa teks.

Sekian. …susah ya bikin ending yang bagus.

Iklan

Responses

  1. jadi dapet berapa rating nya ?

  2. 7,642/10,0

  3. ketoke novel yang aneh…
    sesampenya aku di jepang nyilih yo …
    kamu kan senpai yang baik… hohoho…

  4. yo monggo ae kalau bersedia dolan ke sini

  5. katanya ada novel dari ES Ito juga yg katanya juga bagus : rahasia meede.. padahal yang ini aja blom baca,..

  6. wah produktif juga mas es ito ini, nitip sopo lagi yaaa belinya

  7. bahkan keliatan banget kalo yang ngarang jarang pake labtop dan jarang kirim email. hehehhe..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: